Skip to main content

View Menawan Pantai Krakal dari Bukit Giri Sarangan




Pantai  merupakan salah satu tempat favorit kami untuk berlibur.  Lama tak mengunjunginya membuat kami rindu. Akhir pekan kemarin, kami putuskan untuk pergi kepantai. Pagi-pagi kami pun sudah siap untuk meluncur ke pantai. Tujuan kami yakni pantai di Gunung Kidul. Setelah kurang lebih tiga jam perjalanan, kami akhirnya tiba di Wonosari, Gunung Kidul. Sebelum menuju ke pantai, kami berhenti dulu untuk mengisi perut yang sedari pagi belum diisi.
Setelah sarapan, perjalanan kami lanjutkan. Dari awal perjalanan kami belum memutuskan mau mengunjungi pantai yang mana, yang penting ke pantai. Nanti sambil dipikir dijalan pantai mana yang lama atau belum dikunjungi. Setelah membayar retribusi perjalanan kami lanjutkankan. Kami mencari pantai yang tidak terlalu ramai pengunjung agar bisa leluasa menikmatinya.
Dari kejauhan terlihat ada semacam menara yang berbentuk ikan yang menarik perhatian kami. Kami memutuskan untuk mendatanginya. Lama tidak mengunjunginya ternyata ada yang baru dipantai ini. 
Bangunan ini letaknya diatas tebing dibagian barat pantai Krakal. Kalau anda naik sepeda motor dan ahli dalam medan yang menanjak, anda bisa membawa motor anda sampai keatas, jika mengendari mobil, mobil bisa diparkir dibawah dan dilanjutkan dengan jalan kaki untuk menujunya.
Sampai diatas kita akan dibuat terpana. Wow... pemandangannya super keren dari atas bukit Sarangan ini. Kita bisa melihat ke segala penjuru, melihat pemandangan yang indah pantai-pantai disekitar pantai krakal. Memandang laut yang biru, ombak yang berkejaran ditemani semilir angin membuat kita betah berlama-lama disini. Dan sepertinya tempat ini cocok untuk hunting sunrise dan sunset yang cantik. Cuaca yang cukup terik pada waktu itu membuat kami turun dan menikmati pantai krakal dibagian bawah.
Saat air surut kita bisa melihat ikan-ikan kecil yang berenang diantara bebatuan karang. Kita bisa bermain air dipinggir pantai atau kalau beruntung bisa menangkap ikan hias, atau hanya sekedar duduk-duduk saja. Pantai Krakal ternyata bisa digunakan untuk surfing dimusim-musim tertentu. Namun banyaknya karang yang ada harus berhati-hati.
Menurut sejarahnya pantai Krakal tercipta melalui proses alam yang panjang, dimana pantai ini dulunya diyakini berada di dasar laut. Karena proses alam terjadi pengangkatan sehingga dasar laut tersebut bisa sampai ke permukaan dan berubah menjadi daratan. Dari proses tersebut muncullah pantai Krakal. Dinamakan pantai Krakal karena dahulu banyak sekali batu karang yang bertebaran dipantai yang dulunya dipakai sebagai rumah ikan didasar laut. Banyaknya batuan karang  seperti brangkal dulu banyak diambil masyarakat untuk membuat taman atau yang lainnya. Dahulu belum ada aturan yang melarang mengambil batuan atau pasir laut sehingga hampir semua batuan diambil, habis tak bersisa tinggal meninggalkan namanya saja, yakni Pantai Krakal.


Lokasi dan Akses Pantai Krakal
Pantai Krakal berada di Desa Ngestiharjo, Kecamatan Tanjungsari kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Untuk menuju pantai Krakal sangatlah mudah, arahkan kendaraan menuju pantai Baron, kemudian kearah timur searah ke pantai Indarayanti/Pulangsawal, letaknya sebelah timur pantai Drini. Jaraknya sekitar 21 km dari kota Wonosari.
 Lokasi koordinat: 080 08’ 56.2” LS 110035’ 44.4” BT
 Tiket Masuk
Harga tiket masuknya sebesar Rp. 10.000,- perorang. Dengan tiket ini kita bisa menikmati pantai Baron, Kukup, Sepanjang, Drini, Sundak, Karakal, Indrayanti/Pulang Syawal, pantai Pok Tunggal dan pantai lain disekitarnya.
Fasilitas di Pantai Krakal
Disini terdapat penginapan yang dapat dipergunakan untuk bermalam di pantai ini, warung makan juga tersedia disini, tempat parkir yang luas, kamar mandi dan toilet dan juga ada jasa penyedia foto instan. Disini juga tersedia gazebo-gazebo yang dapat digunakan oleh wisatawan.









Comments

Popular posts from this blog

Ini dia 7 Tempat Hits di Soloraya yang Instagramable

1. Bukit Cumbri
Nikmati keindahan sunrise dari bukit Cumbri di perbatasan Wonogiri dan Ponorogo tepatnya di desa Kepyar, kecamatan Purwantoro, Kabupaten Wonogiri. Bukit dengan ketinggian 638 mdpl ini menawarkan pemandangan yang menawan. Kamu bisa menyaksikan sunrise dengan latar bukit-bukit kecil yang mempesona. Dari wonogiri ikuti jalan menuju Ponorogo, Dari tempat parkir kita harus berjalan kaki selama 1 jam. Jalan menuju lokasi ini naik turun, namun sampai disana dijamin lelah kamu akan sirna tergantikan dengan pemandangan bentang alam nan menawan.
2. Rumah Pohon Banyu Anyep,  Jatiyoso Rumah pohon Banyu Anyep terletak di desa Wonorejo, Kecamatan Jatiyoso, Kabupaten Karanganyar. Rumah pohon ini terletak 1.500 mdpl sehingga berhawa sejuk. Ada beberapa tipe rumah pohon yang dibangun : ada yang menyerupai bentuk love dan bentuk seperti menara pandang. Dari sini kita bisa menyaksikan pemandangan indah lembah dan perbukitan serta gunung Lawu.Hutan pinus di kawasan ini semakin menambah sedap…

Tari Kolosal Adeging Kutha Solo, Upaya Mengenang Kembali Sejarah Kota Solo

Solo Pluffy, Klangenan Baru Kota Solo

Solo merupakan kota budaya, kota wisata dan kota kuliner yang kaya akan beragam jenis makanan yang kaya rasa dan menggugah selera untuk diburu dan dicari para penggemarnya. Beragam makanan khas kota Solo siap menjamu lidah anda. Sebagai kota wisata tentunya pengunjung  yang berkunjung  ke kota Solo ketika pulang akan membawa oleh-oleh.
Oleh-oleh khas kota Solo yang paling banyak dicari salah satunya adalah Intip. Kita bisa membelinya di pasar Klewer atau pasar lainnya serta hampir di setiap gerai oleh-oleh. Intip goreng sendiri merupakan cemilan yang terbuat dari kerak nasi. Proses pembuatannya yakni dengan cara menjemur nasi putih yang sebelumnya sudah masak dan kemudian dibentuk bulat pipih. Setelah dijemur, intip akan digoreng dalam minyak yang panas. Selanjunya intip yang telah digoreng dibumbui dengan gula jawa, bawang putih dan sedikit garam. Intip goreng tersedia dalam rasa dua rasa yakni manis dan gurih.
Satu lagi yang banyak dicari sebagai oleh-oleh khas Solo yakni serabi. Y…