Skip to main content

Pesona Pantai Watu Bale

Pagi itu cuaca mendung diikuti dengan rintik hujan. Sempat khawatir rencana untuk mengekplorasi pantai Watu Bale gagal. Namun pukul 9 cuaca mulai bersahabat, hujan mulai reda meski awan masih menyelimuti langit. Kuputuskan untuk berangkat juga menjelajah pantai yang sedang ngehits di Kebumen yakni pantai Watu Bale.
Perjalanan pun dimulai dari Ambal, kami sengaja memilih jalur lintas selatan yang membentang menghubungkan Jogja hingga Cilacap melewati Kebumen. Jalur ini relatif sepi, dengan aspal yang (beberapa tempat ada perbaikan namun overall mulus). Setelah satu jam perjalanan akhirnya sampai juga di pantai tujuan.
Lokasi Pantai
Pantai Watu Bale, pantai baru yang sedang ngehits di Kebumen ini baru beberapa bulan dibuka untuk umum. Pantai Watu Bale sendiri masih berada di  komplek Pantai Desa Pasir, letaknya di sebelah timur dari Wana Wisata Bahari Pasir Indah yang sebelumnya sudah saya eksplor. Secara administratif pantai ini berada di desa Pasir, Kecamatan Ayah, Kabupaten Kebumen. Bisa ditempuh sekitar 45 menit dari Gombong. Pantai ini berada di sebelah barat Pantai Karang Bolong yang sudah lama dikenal.
Pesona Pantai Watu Bale
Sampai dipantai kita akan disambut dengan deburan ombak dan tulisan dari kayu yang bertuliskan “Welcome to Watu Bale Panduruan”. Sambil menikmati semilir angin laut pengelola menyediakan ayunan dibibir pantai.
Pantainya sendiri sebenarnya tidak terlalu luas, yang membuatnya berbeda dan menjadi daya tarik tersendiri yakni pemandangan yang indah mempesona dari atas dan tersedianya spot-spot yang memukau untuk wisatawan berfoto.
Tempat ini sangat cocok bagi pengemar fotografi. Ada tiga spot yang ciamik untuk berpose dengan latar belakang pemandangan indahnya Pantai Watu Bale dengan birunya langit. Tiga spot itu adalah Tebing Titanic, Jembatan Segita dan Rumah Pohon seperti di Kalibiru Kulon Progo atau di Pentulu Indah Kebumen. Jika di Kalibiru viewnya pegunungan dan pemandangan waduk sermo atau Pentulu Indah viewnya pegunungan dengan hambaran pohon pinus dengan hijaunya tanaman, di pantai Watu Bale viewnya tentu saja pantai dengan hamparan air laut, sensasi rasanya berbeda.
Untuk menuju ketiga spot foto tersebut,  terlebih dulu kita harus berjalan menaiki tangga yang terbuat dari kayu. Tiap anak tangga ada tulisannya yang menyiratkan ucapan selamat datang di Watu Bale.
Spot Foto

Sampai diatas kita akan menemukan spot-spot yang menarik untuk berfoto. Spot pertama yakni tulisan di lantai kayu berbentuk Love, naik ke atas ada gerbang bertulis Watu Bale dan Love dengan latar belakang pantai Watu Bale.
Rumah Pohon seperti di Kalibiru Kulon Progo atau di Pentulu Indah Kebumen. Jika di Kalibiru viewnya pegunungan dan pemandangan waduk sermo atau Pentulu Indah viewnya pegunungan dengan hambaran pohon pinus dengan hijaunya tanaman, di pantai Watu Bale viewnya tentu saja pantai dengan hamparan laut nan luas.
Jembatan Segitiga
Jika lelah anda bisa duduk di kursi-kursi kayu atau di bale/saung yang dibangun pengelola. Selain spot diatas disini juga ada Omah Tarzan, Kampung Saung, Camp Greg, Mushola dan warung makan, dan lembah Nouru.
Pantai Watu Bale dan Tebing Titanic
Desa Pasir, Kecamatan Ayah, Kabupaten Kebumen
HTM : Rp. 5.000,- Berfoto di spot (tebing Titanic, Jembatan Segitiga, Rumah Pohon) Rp. 5.000,-

Comments

Popular posts from this blog

Ini dia 7 Tempat Hits di Soloraya yang Instagramable

1. Bukit Cumbri
Nikmati keindahan sunrise dari bukit Cumbri di perbatasan Wonogiri dan Ponorogo tepatnya di desa Kepyar, kecamatan Purwantoro, Kabupaten Wonogiri. Bukit dengan ketinggian 638 mdpl ini menawarkan pemandangan yang menawan. Kamu bisa menyaksikan sunrise dengan latar bukit-bukit kecil yang mempesona. Dari wonogiri ikuti jalan menuju Ponorogo, Dari tempat parkir kita harus berjalan kaki selama 1 jam. Jalan menuju lokasi ini naik turun, namun sampai disana dijamin lelah kamu akan sirna tergantikan dengan pemandangan bentang alam nan menawan.
2. Rumah Pohon Banyu Anyep,  Jatiyoso Rumah pohon Banyu Anyep terletak di desa Wonorejo, Kecamatan Jatiyoso, Kabupaten Karanganyar. Rumah pohon ini terletak 1.500 mdpl sehingga berhawa sejuk. Ada beberapa tipe rumah pohon yang dibangun : ada yang menyerupai bentuk love dan bentuk seperti menara pandang. Dari sini kita bisa menyaksikan pemandangan indah lembah dan perbukitan serta gunung Lawu.Hutan pinus di kawasan ini semakin menambah sedap…

Tari Kolosal Adeging Kutha Solo, Upaya Mengenang Kembali Sejarah Kota Solo

Solo Pluffy, Klangenan Baru Kota Solo

Solo merupakan kota budaya, kota wisata dan kota kuliner yang kaya akan beragam jenis makanan yang kaya rasa dan menggugah selera untuk diburu dan dicari para penggemarnya. Beragam makanan khas kota Solo siap menjamu lidah anda. Sebagai kota wisata tentunya pengunjung  yang berkunjung  ke kota Solo ketika pulang akan membawa oleh-oleh.
Oleh-oleh khas kota Solo yang paling banyak dicari salah satunya adalah Intip. Kita bisa membelinya di pasar Klewer atau pasar lainnya serta hampir di setiap gerai oleh-oleh. Intip goreng sendiri merupakan cemilan yang terbuat dari kerak nasi. Proses pembuatannya yakni dengan cara menjemur nasi putih yang sebelumnya sudah masak dan kemudian dibentuk bulat pipih. Setelah dijemur, intip akan digoreng dalam minyak yang panas. Selanjunya intip yang telah digoreng dibumbui dengan gula jawa, bawang putih dan sedikit garam. Intip goreng tersedia dalam rasa dua rasa yakni manis dan gurih.
Satu lagi yang banyak dicari sebagai oleh-oleh khas Solo yakni serabi. Y…