15 December 2016

Jelajah Candi Gedong Songo

Jika anda menyukai wisata alam dan sejarah, tidak salah jika anda memutuskan untuk mengunjungi Candi Gedong Songo. Beberapa waktu yang lalu saya berkesempatan untuk mengunjunginya. Candi Gedong Songo berada di Dusun Darum, Desa Candi, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.
Letaknya yang berada dilereng gunung Ungaran dengan ketinggian sekitar 1.200m diatas permukaan laut membuat kawasan wisata ini lumayan dingin. Suasana sejuk pengunungan dipadu dengan bangunan candi yang elok sangat cocok bagi anda yang ingin menikmati  wisata alam dan juga sekaligus sejarah.
Menurut sejarahnya, Candi Gedong Songo ditemukan pertama kali oleh Sir Thomas Stamford Raffles pada tahun 1740 M. Pada saat itu Sir Thomas Stamford Raffles baru menemukan 7 buah bangunan candi sehingga dia menamainya dengan Candi Gedong Pitu, pitu artinya tujuh dalam bahasa Indonesia. Kemudian pada tahun 1908-1911 Van Stein Callenfels yang merupakan arkeolog dari Belanda melakukan penelitian di komplek ini dan ia menemukan 2 candi lagi yang lokasinya tidak jauh dari candi-candi yang sebelumnya telah ditemukan. Setelah ditemukan 2 candi lagi maka namanya berubah dari Candi Gedong Pitu menjadi Candi Gedong Songo. Menurut penelitian Candi Gedong Songo merupakan peninggalan kebudayaan Hindu dari zaman Wangsa Syailendra abad ke-9.
Letak antara candi satu dengan yang lainnya tidak berdekatan. Untuk itu diperlukan tenaga ekstra untuk menyambangi semua candi. Kita bisa berjalan santai sambil menikmati dan menghirup udara yang sejuk, dijamin anda tidak akan merasa lelah. Jika merasa tidak kuat untuk jalan kaki, kita bisa menikmati Candi Gedong Songo dengan berkuda. Harganya bervariasi tergantung sejauhmana ingin menikmatinya.
Untuk menuju ke Candi Gedong I, kita harus berjalan sejauh 200 m dijalan setapak yang naik, lumayan menguras tenaga.  Dari Candi Gedong I selanjutnya bisa menuju ke Candi Gedong II. Jika merasa lelah kita bisa beristirahat  sambil menikmati pemadangan.
Diantara Candi Gedong III dan Candi Gedong IV terdapat sebuah kepunden gunung dengan sumber air panas yang mengandung belerang cukup tinggi. Para pengunjung bisa mandi dan menghangatkan tubuh disebuah pemandian yang dibangun di dekat kepunden tersebut. Mandi dengan air hangat yang mengandung belerang bisa menghilangkan rasa lelah dan juga bisa mengobati penyakit gatal-gatal atau penyakit kulit lainnya.Bau belerangnya lumayan kuat dan asapnya lumayan tebal jika kita mendekati sumber panas ini.
Di sekitar candi juga terdapat hutan pinus. Keindahan candi dengan hutan pinusnya serta pemandangannya maka lokasi ini sering digunakan untuk foto Prewedding.
Untuk tiket masuk Candi Gedong Songo sangat terjangkau, untuk wisatawan lokal orang dewasa atau anak-anak diatas 5 tahun Rp. 6.000 pada hari biasa, sedangkan bagi wisatawan mancanegara Rp. 50.000. Jika anda merasa lelah dan tidak kuat untuk berjalan kaki mengelilingi candi, anda bisa mengelilingi candi dengan naik kuda. Tarif jasa naik kuda di paket wisata candi songo
  • Untuk wisata desa Rp 25.000 (wisatawan asing Rp 35.000)
  • Untuk dapat Menikmati Air panas Rp 60.000 (Wisatawan asing Rp 70.000)
  • Jalan menuju candi dua Rp 40.000 (Wisatawan asing Rp 50.000)
  • Paket candi songo Rp 70.000 (wisatawan asing Rp 90.000)

***
CANDI GEDONG SONGO 
Desa Candi, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah

Previous Post
Next Post

post written by:

2 comments:

  1. kesana fisik memang kudu dipersiapkan om... saya kesana akhirnya sampe atas tas tas...ke candi yang kesembilan.....kwkwkwkwkkw... naiknya ampe 2 jam lebih...kwkwkwkkw.... cape berenti cape berenti... pemandangannnya bagus dan asik.... cuman sayangnya belum coba naik kudanya....hehhehe...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya beberapa kali kesini juga belum pernah naik kuda...he..he...

      Delete

Monggo dipersilahkan kalau mau komentar