Skip to main content

Dagadu, Baru dan Makin Seru

Siapa sih yang tak kenal Dagadu? Setiap yang pernah tinggal dan pernah ke Jogja hampir pasti tahu Dagadu. Dagadu seolah menjadi semacam buah tangan yang wajib dibeli saat berkunjung ke Jogja. Kreativitas tak pernah habis, mungkin itulah ungkapan yang tepat untuk mencerminkan semangat brand pionir cinderamata alternatif khas Yogyakarta ini. Setiap bulan selalu ada yang baru yang dihadirkan Dagadu. 

"Kota adalah sebuah cerita. Sebuah kota adalah rangkaian cerita yang tak pernah ada habisnya. Begitu pula Yogyakarta; seumpama cerita bersambung yang akan selalu menarik untuk dibaca dan diceritakan di setiap episodenya. Dagadu sejak kelahirannya mencoba untuk tekun membaca cerita tentang Jogja dan dengan gembira menuturkannya kepada teman-temannya dan kepada para tamu kota" ungkap  A. Noor Arief, Direktur Utama PT. Aseli Dagadu Djokdja, saat Acara Temu Media'"Dagadu Baru.Seru"  beberapa waktu yang lalu.

Banyak hal yang melatarbelakangi keputusan PT. Aseli Dagadu Djokdja untuk melakukan relaunching. "Yang pertama adalah saat kami mengadakan riset terhadap konsumen muda. Hasilnya banyak konsumen muda tetap memilih gaya berbusana casual dengan kombinasi jeans dan tshirt". Mengetahui fakta ini Dagadu merasa bahwa penyesuaian memang perlu dilakukan agar tetap relevan dengan konsumen. "Pasar telah berubah sangat dinamis.

"Tetap relevan dengan konsumen sudah menjadi suatu keharusan. Generasi sekarang ini mempunyai referensi yang berbeda dengan generasi saat kemunculan Dagadu. Ada jeda 20 tahunan. Mereka memiliki gaya pakaian yang berbeda, gaya komunikasi yang khas, paparan teknologi yang masif. Sebuah tantangan bagi Dagadu Djokdja bahwa harus bisa menangkap hal-hal yang aktual."


Hal ke dua Dagadu menyadari bahwa konteks telah berubah. Yogyakarta yang menjadi sumber cerita Dagadu pun mengalami banyak dinamika, kota telah berubah, pun setting dan audiens ceritanya. Kota menjadi lebih padat, anak-anak muda yang silih berganti datang dan pergi menimba ilmu di Jogja sebagai mahasiswa, destinasi wisata baru yang kekinian, kuliner yang penuh inovasi, dan sejuta cerita lainnya.

Dagadu Baru.Seru adalah tema yang diusung oleh PT. Aseli Dagadu Djokdja sebagai tema Relaunching yang dimaknai sebagai momentum lahir kembali, juga momentum yang membawa ide-ide segar. Tak hanya logo mata yang hadir baru, namun juga desain,  layanan, bahkan rencana melahirkan brand baru di bawah bendera perusahaan berlogo mata ini. "Tentang kualitas produk, Dagadu Djokdja terus konsisten menghasilkan produk dengan bahan berkualitas. Untuk gaya desain saat ini selain masih membawa gaya desain khas Dagadu, juga mengangkat gaya ilustrasi yang baru yang lebih simpel", jelas A. Noor Arief.

Berkaitan dengan desain baru, Dagadu Djokdja telah meluncurkan 17 desain yang menawarkan gaya desain lebih simpel. Sementara berkaitan dengan layanan, pembelian produk Dagadu Djokdja selain di gerai-gerai di Jogja juga semakin mudah karena ada website www.dagadu.co.id.

A Noor Arief menambahkan, "Selain tema-tema turistik yang pas sebagai cinderamata, desain-desain baru ini akan sangat sesuai bagi anak-anak muda yang ingin tetap bergaya sekaligus mengekspresikan kebanggaan atas kotanya".





Comments

Popular posts from this blog

Ini dia 7 Tempat Hits di Soloraya yang Instagramable

1. Bukit Cumbri
Nikmati keindahan sunrise dari bukit Cumbri di perbatasan Wonogiri dan Ponorogo tepatnya di desa Kepyar, kecamatan Purwantoro, Kabupaten Wonogiri. Bukit dengan ketinggian 638 mdpl ini menawarkan pemandangan yang menawan. Kamu bisa menyaksikan sunrise dengan latar bukit-bukit kecil yang mempesona. Dari wonogiri ikuti jalan menuju Ponorogo, Dari tempat parkir kita harus berjalan kaki selama 1 jam. Jalan menuju lokasi ini naik turun, namun sampai disana dijamin lelah kamu akan sirna tergantikan dengan pemandangan bentang alam nan menawan.
2. Rumah Pohon Banyu Anyep,  Jatiyoso Rumah pohon Banyu Anyep terletak di desa Wonorejo, Kecamatan Jatiyoso, Kabupaten Karanganyar. Rumah pohon ini terletak 1.500 mdpl sehingga berhawa sejuk. Ada beberapa tipe rumah pohon yang dibangun : ada yang menyerupai bentuk love dan bentuk seperti menara pandang. Dari sini kita bisa menyaksikan pemandangan indah lembah dan perbukitan serta gunung Lawu.Hutan pinus di kawasan ini semakin menambah sedap…

Tari Kolosal Adeging Kutha Solo, Upaya Mengenang Kembali Sejarah Kota Solo

Solo Pluffy, Klangenan Baru Kota Solo

Solo merupakan kota budaya, kota wisata dan kota kuliner yang kaya akan beragam jenis makanan yang kaya rasa dan menggugah selera untuk diburu dan dicari para penggemarnya. Beragam makanan khas kota Solo siap menjamu lidah anda. Sebagai kota wisata tentunya pengunjung  yang berkunjung  ke kota Solo ketika pulang akan membawa oleh-oleh.
Oleh-oleh khas kota Solo yang paling banyak dicari salah satunya adalah Intip. Kita bisa membelinya di pasar Klewer atau pasar lainnya serta hampir di setiap gerai oleh-oleh. Intip goreng sendiri merupakan cemilan yang terbuat dari kerak nasi. Proses pembuatannya yakni dengan cara menjemur nasi putih yang sebelumnya sudah masak dan kemudian dibentuk bulat pipih. Setelah dijemur, intip akan digoreng dalam minyak yang panas. Selanjunya intip yang telah digoreng dibumbui dengan gula jawa, bawang putih dan sedikit garam. Intip goreng tersedia dalam rasa dua rasa yakni manis dan gurih.
Satu lagi yang banyak dicari sebagai oleh-oleh khas Solo yakni serabi. Y…